Video Marketing 15 hal yang harus anda tahu tentang video marketing

Published on March 4th, 2019 | by Martin Chandra

0

15 Hal yang Harus Anda Tahu Tentang Video Marketing

Suatu brand bisnis tentu membutuhkan video marketing sebagai salah satu bentuk strategi bisnis. Sebenarnya ide ini bukanlah ide yang baru namun sudah lama dan telah banyak digunakan oleh banyak pebisnis. Namun hal terbarunya ialah video tersebut telah tersorot besar belakangan ini. Jadi pembuatan video marketing bukan hanya tentang strategi pemasaran guna meningkatkan penjualan saja, akan tetapi juga berperan besar dalam menjangkau customer yang potensial.

Efektivitas suatu konten marketing bergantung pada relevansi, kualitas dan daya tarik dari konten tersebut. Pebisnis online harus memastikan bahwa konten marketing yang dibuat benar-benar dapat menjual dan juga dapat menarik perhatian calon customer. Nah, untuk lebih jelasnya dibawah ini ada beberapa hal yang perlu pebisnis online ketahui mengenai video marketing. Apa saja itu? Yuk simak selengkapnya dibawah ini.

1. Pelajari Target

Tidak hanya mempelajari profil dari target penonton, anda juga perlu mencari tahu butuh waktu berapa lama untuk menonton sebuah video pada chanel tertentu. Hal ini akan membantu anda mengetahui durasi ideal video yang akan dibuat. Maka anda sebagai pebisnis online akan bisa menyampaikan pesan dengan optimal.

2. Tentukan Pesan Dan Tujuan

Sebaiknya mulailah dengan menentukan tujuan dan pesan apa yang ingin disampaikan dalam video marketing yang akan dibuat. Mengetahui pesan apa yang akan disampaikan akan membantu anda menentukan visi yang jelas mengenai video tersebut dan kemana video marketing tersebut akan disebarkan.

3. Kualitas Dan Kuantitas Sama Pentingnya

Perlu pebisnis online ketahui bahwa kualitas dari konten yang dibuat mempunyai peran yang sangat penting dalam melibatkan penonton / audiens, selain itu juga akan meningkatkan  peringkat di mesin pencari contohnya Google. Konten video yang mengandung informasi penonton atau konten yang membahas mengenai tren terbaru yang ada saat ini lebih menarik perhatian penonton. Oleh karena itu pebisnis online prioritas kualitas harus diatas kuantitas konten video yang dibuat.

Perhatikan secara detail tentang kualitas konten, termasuk ke dalamnya tata bahasa, ejaan, ketajaman video, judul yang menarik dan lainnya. Terpenting pastikan konten yang dibuat tidak hasil plagiat.

4. Perhatikan Custom Konten

Penonton biasanya lebih menyukai konten video yang menarik dan dibuat khusus (custom) untuk mereka sendiri.  Maksudnya, bukan berarti pebisnis online anda harus membuat berbagai macam konten video berbeda untuk tiap-tiap pelanggan. Jadi maksud custom disini adalah personalisasi konten secara khusus.

Salah satu contohnya konten video tentang kesehatan ibu dan anak untuk penonton orang tua. Contoh lainnya pola makan dan hidup yang sehat untuk penonton semua kalangan tanpa ada batasan. Ciptakan konten yang spesifik untuk pelanggan guna membantu pebisnis online dalam mencapai target marketing lebih cepat dan mudah.

5. 10 Detik Pertama Sangat Penting

Padat dan pendek merupakan pilihan video marketing yang wajib dipertimbangkan oleh pebisnis online. Menurut survei penonton akan berhenti menonton suatu video pada 10 detik pertama bahkan ada yang kurang dari 10 detik tersebut. Jadi itulah sebabnya wajib bagi anda sebagai pebisnis online untuk memberikan poin-poin penting saat detik-detik pertama tersebut. Biasanya juga dikenal dengan “hook” yang bisa meningkatkan performa dari sebuah video marketing.

Berikan cuplikan-cuplikan yang menarik atau juga bisa berikan pertanyaan yang menggugah, karena hal tersebut penting untuk 10 detik pertama konten video yang anda buat. Perlu juga diperhatikan anda butuh “value” yang dapat membuat siapapun yang melihat konten video tersebut ingin terus menontonnya. Coba saja pebisnis online bayangkan apakah video tersebut dapat memberikan inspirasi atau dapat menghibur penonton.

6. Jadwal Publikasi

Video marketing juga dapat dimaksimalkan dengan mengatur jadwal publikasi konten secara tepat. Jika anda berencana untuk merangkum cerita secara keseluruhan maka pebisnis online bisa menjadikan video tersebut berseri atau berkelanjutan yang bertujuan membuat penasaran penonton bertambah.

Ketika anda sudah merangkai video marketing dengan baik , selanjutnya buatlah jadwal yang efisien dala hal penyebarannya. Mulailah tentukan waktu yang tepat untuk menayangkan tiap-tiap video tersebut.

7. Mengoptimalkan Tag

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa pebisnis online lakukan guna memastikan tercapainya target pasar brand anda. Bisa dengan memperhatikan pemaksimalan SEO konten yang terdapat dalam situs anda sendiri. Bicara tentang SEO video marketing hal terpenting ialah deskripsi video tersebut. Hal ini bertujuan agar Google Search dapat dengan mudah memahami cakupan dari video marketing milik anda.

Jadi pastikan video anda tersebut diberi “tag” dari keyword yang sesuai dan relevan serta barengi dengan deskripsi video dan judul yang tentunya menarik.

8. Pilih Channel Yang Tepat

Anda perlu melakukan penelitian atau riset media sosial untuk poin yang satu ini, riset yang dilakukan juga sebaiknya cukup mendalam. Pada saat sekarang ini setiap sosial media mampu menarik target pasar yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Penting sekali mengetahui bentuk konten apa yang akan cocok untuk disebarkan pada masing-masing media sosial.

9. Konten Yang Bercerita

Pada zaman digital saat ini maka alangkah baiknya video marketing yang pebisnis online buat lebih difokuskan pada cerita dibandingkan dengan sales. Istilahnya saat ini ialah soft-selling dengan para penonton. Menggugah penonton melalui emosional juga bisa anda kemas bersama kebutuhan pasar yang sudah anda teliti sebelumnya.

10. Bukan Hanya Produk, Pemilik Juga Harus Memperlihatkan Diri

Tidak hanya berisi tentang penjelasan produk atau brand beserta semua keunggulannya. Akan tetapi sebagai pemilik atau sebagai yang memimpin juga harus muncul agar dikenal oleh calon pelanggan. Selain itu anda sebagai pebisnis online juga bisa melibatkan pelanggan yang telah memakai produk atau brand anda, dan mereka memberikan respon tentang kepuasan menggunakan brand anda.

11. Siapkan Dana

Permasalahan utama dalam hal promosi rata-rata semuanya sama yaitu masalah dana. Agar video marketing yang anda buat menarik dan juga rutin diunggah di Youtube, jadi anda tidak perlu membuat studio sendiri jika memang anda belum punya dana. Nah, meskipun dana terbatas sebenarnya anda tetap bisa menghasilkan video setiap minggu. Proses pengambilan gambar tanpa studio juga tetap bisa dilakukan.

12. Pilih Cerita Kreatif Dan Menarik

Video pertama yang pebisnis online buat ialah mengenai cerita tentang siapa dan bagaimana perusahaan. Barulah selanjutnya anda buat konten-konten yang membuat pelanggan semakin percaya atau dekat dengan produk yang dipasarkan. Misalnya anda juga bisa menceritakan tentang proses produksi sampai dengan proses distribusi atau cara penggunaan produk.

13. Analisa Video dengan Tepat

Setelah anda sebagai pebisnis online membuat, mengunggah, dan menyebarkan  video marketing tersebut langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi serta menganalisa video marketing tersebut. Apakah video tersebut banyak ditonton atau tidak? Atau Berapa lama durasi waktu penonton menonton video tersebut.

14. Manfaatkan Aset Perusahaan

Maksudnya bukanlah modal perusahaan seperti uang atau saham, akan tetapi seperti email list, blog, website dan berbagai data pendukung media sosial. Seluruh aset tersebut akan memberikan pengaruh yang besar dalam pemakaian media sosial untuk keperluan bisnis.

15. Jangan Lupakan Elemen Manusia

Sebagai pebisnis online anda harus memperlakukan followers anda layaknya seperti di dunia nyata, yakni dengan cara menjalin hubungan baik. Perlu pebisnis online ingat konten video ataupun konten lainnya harus mempresentasikan citra dari brand anda. Oleh karena itu gunakan video, gambar, atau kalimat yang bisa diterima oleh masyarakat umum.


About the Author



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑